Sabtu, 23 Agustus 2014

NATO: Tindakan Rusia Bisa Perburuk Keadaan

Minggu,  24 Agustus 2014  −  12:43 WIB
 NATO: Tindakan Rusia Bisa Perburuk Keadaan

BRUSSELS - Tindakan Rusia yang menerobos wilayah perbatasan Ukraina untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan disebut oleh NATO sebagai aksi yang memperburuk keadaan. Ukraina sebelumnya menyebut tindakan ini sebagai invasi langsung ke Ukraina.

“Yang mereka (Rusia) sebut sebagai pengiriman bantuan kemanusiaan, hanya akan memberburuk kondisi di wilayah tersebut, kondisi yang dibuat oleh Rusia,” ungkap Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, seperti dilansir CNN, Minggu (24/8/2014).

Rasmussen mempertanyakan kepada Rusia apa maksud sebenarnya dari pengiriman bantuan ke wilayah Ukraina timur tersebut. “Muncul pertanyaan dari pengiriman bantuan itu, apakah untuk membantu warga sipil atau memasok senjata untuk para separatis,” ucap Rasmussen.

Dirinya menegaskan, apa yang dilakukan Rusia telah melanggar peraturan internasional, dimana Rusia telah melewati perbatasan sebuah negara tanpa izin. “Mereka (Rusia) mengabaikan hukum-hukum internasional” tegas Rasmussen.

Pernyataan Rasmussen diperkuat oleh pernyataan Duta Besar Inggris untuk PBB, Mark Lyall Grant. Menurutnya, Rusia secara terang-terangan telah melanggar hukum internasional. Grant juga menyatakan, Rusia telah melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan Ukraina.

 

20 Prajurit TNI Satgas Indobatt Terima Penghargaan dari LAF

Fotografer - pembaca
 
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) kembali menerima penghargaan. Kali ini, penghargaan diperoleh dari LAF (Lebanese Armed Forces) kepada 20 prajurit tim patroli Satgas Indobatt yang berasal dari Kompi Alpha.


Ke-20 prajurit yang meraih penghargaan adalah Tim Patroli-1 (Lettu Inf M.A. Maulana, Sertu Ricardo, Serda Purwanto, Praka Adi Susanto, Kopda Kasim, Praka Tulus, Praka Aziz Yodi, Praka Jarmanto, Praka Andri Atmoko, Praka Mangara Panjaitan) dan Tim Patroli-2 (Lettu Asep Saroi, Sertu Aceng, Sertu M.Ali, Serda Wawan, Pratu nurdin, Praka Fauzan, Praka Romadlon, Praka Sunggono, Kopda Adi Wibowo, Kopda Tarjani). Istimewa/Puspen TNI.