Minggu, 04 Mei 2014

Ukraina di Ambang Terjadinya Perang Saudara






Dua hari sudah terjadinya kekacauan dan kekerasan di timur dan selatan bagian timur Ukraina, jika hal ini terus berlanjut bukan tidak mungkin Ukraina akan segera terjadinya perang saudara antara pihak pro-Rusia dan pihak berwenang Kiev.

Masa pro-rusia yang marah terus melakukan serangan terhadap polisi dan juga para masa pro-Ukraina di luar gedung serikat buruh di Odessa, akibat bentrokan tersebut puluhan aktifis pro-Rusia tewas dalam insiden kebakaran. Pertempuran juga berlanjut di bagian timur dimana banyak tentara Ukraina melakukan pengusiran terhadap masa pendukung Rusia.

Sejak terjadinya penggulingan terhadap presiden Viktor Yanukovch pada akhir Februari lalu, wilayah timur Ukraina terus di landa berbagai macam kerusuhan yang melibatkan masa pendukung negara masing-masing, hal ini di sebabakan masih banyak warga bagian timur Ukraina memiliki hubungan ekonomi serta budaya dengan Rusia.
Di kutip dari Guardian, Jika kerusuhan ini terus terjadi, dimulai dengan pemberontakan skala kecil bisa saja suatu saat masa pendukung Rusia akan melakukan pemberontakan bersenjata, jika hal itu terjadi maka perang saudara tidak bisa di hindari lagi. Kiev dan sekutunya menuduh Kremlin sebagai dalang di balik kekacauan ini dan juga kudeta yang di dukung oleh Putin hingga akhirny Krimea menjadi milik Rusia.

NASA Luncurkan Baju Astronot Baru

NASA Luncurkan Baju Astronot Baru  
NASA Luncurkan Baju Astronot Baru
 TEMPO.COM, Jakarta - National Aeronautics and Space Administration (NASA) resmi merilis prototipe baju luar angkasa terbaru untuk para astronot. Baju ini merupakan pilihan terbanyak dari survei di situs NASA yang berakhir pada 30 April 2014 kemarin. Dari tiga pilihan seri Z, baju bernama Technology akhirnya menjadi pilihan terbanyak dengan angka 63,1 persen atau sekitar 230 ribu suara.
Baju Technology ini dibuat dengan menggunakan kawat Luminex dan garis yang memancarkan cahaya dalam gelap sekitar dada dan punggung.  Sekilas baju ini mirip dengan gabungan tokoh Buzz Lightyear dari film animasi Toy Story dan prajurit komputer dalam film Tron.
Sepatunya juga dibuat dengan bahan yang kompatibel sehingga bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Desain di sekitar bahu, pinggul, dan sendi-sendi lainnya juga diperbaiki agar gerak astronot lebih leluasa.
"Lapisan penutup pada baju ini bisa digunakan untuk banyak fungsi, seperti menjelajah di Mars, melindungi astronot dari serangan micrometeorite, melawan suhu ekstrem, dan efek berbahaya dari radiasi," tulis NASA dalam siaran pers, seperti dilaporkan oleh Mashable, Jumat, 2 Mei 2014.
Meskipun prototipe ini belum bisa dibawa ke luar angkasa, Technology akan dites dulu di lingkungan yang sama untuk menyelesaikan versi finalnya pada November 2014 nanti. Baju yang merupakan proyek dari Advanced Exploration System Division di NASA juga akan dibuat dengan mesin cetak tiga dimensi sebagai

Mahasiswa Widya Mandala Ubah Lumpur Jadi Biodiesel




Mahasiswa Widya Mandala Ubah Lumpur Jadi Biodiesel
Mahasiswa Widya Mandala Ubah Lumpur Jadi Biodiesel

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari bahan fosil semakin hari kian menipis sehingga dibutuhkan bahan bakar alternatif seperti yang diciptakan Farrel Gunawan, Mahasiswa Teknik Kimia, Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya (UKWMS) dengan mengolah lumpur aktif sisa pengolahan limbah pabrik menjadi biodiesel. 

Ide mengolah lumpur limbah pabrik menjadi biodiesel muncul ketika Farrel melihat pemberitaan tentang kelangkaan bahan bakar minyak. Saat itu, dia berpikir untuk mengatasi permasalahan itu harus ada sumber energi alternatif.
“Setelah saya eksplore, ternyata bahan bakar bisa diciptakan dari limbah. Dan di sini saya langsung tertuju pada lumpur aktif yang ada di limbah pabrik karena lumpur ini banyak kandungan mikroorganisme-nya,”sebut pria kelahiran Surabaya, 27 Februari 1993 ini ditemui di kampusnya, Jumat (2/5/2014). 
Farrel pun mencari pabrik yang bisa diambil limbahnya. Tujuan utamanya adalah unit pengolahan limbah industri pabrik minyak goreng di daerah Rungkut dan Karangpilang. Lumpur sisa pengolahan limbah minyak goreng dipilih karena kandungan mikroorganismenya cukup tinggi.
“Setelah saya coba di dua tempat itu, ternyata yang memungkinkan pabrik minyak goreng di Karangpilang,” aku anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Eric Gunawan-Thio Yulianty Christyo itu.
Farrel menggunakan lumpur aktif sisa pengolahan limbah yang masih basah kemudian dimasukkan dalam reaktor untuk dicampurkan dengan metanol dengan perbandingan 1:5.
Proses pencampuran dilakukan dalam suhu tinggi 175 hingga 215 derajat celcius selama delapan jam. Dari proses ini akan menghasilkan minyak dan lumpur aktif .
Setelah itu dilakukan pemisahan antara padatan (lumpur) dengan cairannya, namun saat itu cairannya masih terdiri dari bermacam-macam senyawa yang kemudian diekstraksi menjadi biodiesel dengan menggunakan pelarut heksana.
“Dari pelarutan ini biodiesel akan memisah dengan sendirinya. Sementara  heksana diembunkan untuk dipakai pada proses berikutnya,” terang Farrel.
Larutan biodiesel inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Dari 1 Kg lumpur kering aktif bisa didapat sekitar 200 Ml biodiesel yang memiliki kandungan metil ester.
2.000 Ml biodiesel dihasilkan dalam proses yang hanya berlangsung selama delapan jam.
Hal ini beralasan karena tidak memerlukan proses pengeringan lumpur karena dalam proses pembuatan biodiesel proses pengeringan memakan waktu paling lama.
Seperti biodiesel dari buah jarak yang membutuhkan waktu tiga hingga empat hari untuk proses pengeringan bahan bakunya. “Jadi ini lebih efektif dibandingkan biodiesel dari pohon jarak,”aku peraih IPK 3,93.
Selain waktunya yang singkat, biodiesel buatan Farrel juga efisien dalam pengadaan bahan baku karena hanya memanfaatkan lumpur limbah hasil produksi minyak goreng.
Meski cukup berhasil, tidak membuat alumni SMA ST Luis 1 ini puas, dirinya masih ingin mengembangkan penelitiannya menjadi lebih efektif.
“Saya ingin menurunkan suhunya saat proses reaksi agar lebih efisien lagi. Mungkin ini akan saya dalami lagi dalam study lanjut nanti,” kata Farrel yang berencana melanjutkan kuliah program master di Taiwan.
Inovasi biodiesel dari lumpur limbah pabrik ini kali kedua yang dihasilkan Farrel. Sebelumnya dia bersama dua temannya, Reinard Dono Tiono dan Iwan Gunawan juga menciptakan tabir surya dari buah leunca yang berhasil masuk dalam 105 Inovasi Indonesia Prospektif 2013 yang diadakan Business Innovation Center (BIC).
Hasil tes secara kimia, tabir surya buah leunca terbukti mampu mencegah kanker. Sementara sisa buah leunca yang sudah diambil ekstraknya bisa digunakan untuk membuat makanan lain seperti isian kue nastar.
Ini bisa dimungkinkan karena rasa pahit yang ada di buah leunca sudah hilang karena sudah diekstrak dengan karbondioksida.
Berkat inovasi-inovasinya ini Farrel berhasil meraih Outstanding Graduate Award yang diberikan UKWMS dalam wisuda yang digelar di Hotel Shangri-La, Surabaya, Sabtu (3/5/2014). 
Rektor UKWMS Kuncoro Foe mengatakan, gelar ini diberikan kepada mahasiswa yang mampu menciptakan inovasi baru dan mendapat pengakuan masyarakat serta asosiasi profesi.
Selain itu, karya yang dihasilkan Farrel juga cukup penting dan mendesak untuk diaplikasikan bagi kepentingan masyarakat.
“Di sini Farrel mampu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Dan ini menjadi bahan bakar alternatif selain fosil. Ini patut diapresiasi,” tegasnya

Prajurit Lanal Palembang Laksanakan Latihan Menembak

Selasa, 22 April 2014 01:09 WIB
Prajurit Lanal Palembang Laksanakan Latihan Menembak
Prajurit Lanal Palembang sedang mempersiapkan senjata pada latihan menembak dasar perorangan di Lapangan Tembak Lanal Palembang Swaser 3

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kemahiran prajurit guna mendukung tugas pokok pangkalan, Prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palembang melaksanakan latihan menembak dasar perorangan di Lapangan Tembak Lanal Palembang Swaser 3 Pos TNI AL Bunga Tanjung  Kabupaten Banyu Asin, Palembang, Kamis (17/4/2014).
Pelaksanaan latihan selama 3 hari  dengan  pemberian materi awal antara lain berupa Perawatan Senjata, Pengecekan dan Pembersihan Senjata (Laras) serta Pengetahuan Teknik Menembak Senjata (Drill Kering) dan latihan Praktek lapangan. Jenis senjata yang dipakai untuk latihan menggunakan senjata laras Panjang jenis SS1 dan senjata laras pendek jenis Pistol FN.
Komandan Lanal Palembang Letkol Laut (P) I. G Merta Yasa, S.Sos., S.E., M.M., menyampaikan, latihan menembak dilaksanakan sebagai kegiatan rutin bagi Prajurit Lanal Palembang yang telah terjadwal pada agenda tahunan TW.II  dan TW.IV  TA 2014 bertujuan untuk mempertahankan teknik,  kemampuan menembak dan naluri tempur yang baik guna mendukung tugas pokok Lanal Palembang.
Dalam kegiatan latihan menembak tersebut juga diadakan latihan ketrampilan bongkar pasang senjata dengan peserta dari para Perwira Staf dan seluruh Personel Lanal Palembang

TNI AL Tangkap Lima Kapal Asal Thailand

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Saiful Bahri

BREAKING NEWS: TNI AL Tangkap Lima Kapal Asal Thailand
Ilustrasi patroli yang dilakukan TNI AL

TRIBUNNEWS.COM, LHOkSEUMAWE - TNI AL menangkap lima kapal asing asal Thailand yang mencari ikan di peraian Aceh Timur, Kamis (10/4/2014) subuh. Selanjutnya kelima kapal beserta awaknya digiring ke Pelabuhan PT AAF Krueng Geukuh Aceh Utara.
Pantauan Serambi (Tribunnews.com Network), kelima kapal tersebut menggunakan bendera Indonesia dan memakai nama seperti Bintang Laut, Ikan dan Kakap.
Hingga berita ini diturunkan, kapal dan awaknya masih di Pelabuhan PT AAF guna pengusutan lanjutan

TNI AL Bangun Kerjasama dengan ITS

 Selasa, 29 April 2014 18:50 WIB


29 TNI AL Bangun Kerjasama Dengan ITS 2
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggalang kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Kerjasama di bidang kemaritiman itu ditandai dengan penandatangan nokta kesepahaman antara TNI AL dan ITS. Dari TNI AL diwakili oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal)  Laksmana Madya TNI Hari Bowo dan dari ITS diwakili oleh Wakil Rektor I ITS Profesor Herman Sasongko bertempat di gedung SCC Lt 1 No 104 Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya, Selasa (29/4).
Kerjasama yang dibangun di bidang kemaritiman itu, bertujuan untuk mensukseskan kegiatan UKM Maritime Challenge ITS yang akan bertanding pada Internasional Contest of Seamanship and boatbuilding di Vannes, Prancis yang akan berlangsung pada 19-27 Juli 2014.
ITS merupakan wakil dari Indonesia, yang merupakan satu-satunya negara Asia Pasifik yang ikut serta dalam festival tersebut.
Pada kesempatan itu juga Wakasal yang didampingi oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono S.H., M. Hum berkesempatan untuk menyematkan tanda peserta kepada team Maritime Challenge Indonesia dari ITS itu.
Hadir pada acara launching Atlantic Challenge Team Indonesia antara lain Wakil Rektor I ITS Prof. Herman Sasongko, Pembina Team Maritime Challenge Indonesia  Prof. Daniel, Dinas Perikanan dan Kelautan Heru Cahyono, Komandan Lantamal V, Wadan Kobangdikal, para sponsor, dosen, orang tua Mahasiswa serta undangan lainnya

TNI AL Renovasi Belasan Tempat Ibadah di Garut Selatan


 Sabtu, 3 Mei 2014 21:07 WIB


TNI AL Renovasi Belasan Tempat Ibadah di Garut Selatan
 
TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Warga Kecamatan Cibalong, Cikelet, dan Pameungpeuk, kini dapat beribadah dengan nyaman di belasan masjid dan musala yang telah rampung direnovasi oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung.
Komandan Pangkalan TNI AL Bandung, Kolonel Laut (P) Iswan Sutiswan, mengatakan selain rehabilitasi tempat ibadah, pihaknya pun merenovasi bangunan Posyandu, PAUD, dan MCK. Bahkan, Pangkalan TNI AL Bandung menggelar sunatan masal, pengobatan gratis, dan pengerasan jalan desa.
Daerah yang menjadi sasaran kegiatan bakti sosial ini, tuturnya, di antaranya Desa Cikelet dan Desa Pamalayan di Kecamatan Cikelet, Desa Mancagahar di Kecamatan Pameungpeuk, dan Desa Sagara serta Desa Sancang di Kecamatan Cibalong.
"Kegiatan ini rampung Minggu (4/5) dan kami akan kembali turun untuk mendengar ungkapan masyarakat tentang program ini. Kegiatan diselenggarakan mulai 28 April 2014, selama 7 hari. Kami pun melaksanakan hal serupa di Kabupaten Cianjur, yaitu Desa Cidamar dan Karangwangi," kata Iswan, Sabtu (3/5).
Kegiatan ini, katanya, digelar dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan dan ketahanan masyarakat di sepanjang pesisir pantai selatan Jawa Barat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Iswan mengatakan menurunkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personil dari Lanal Bandung yang dibantu masyarakat sekitar untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan fisik dan nonfisik pada program tersebut. TNI dan warga bergotong royong melakukan rehabilitasi rumah ibadah, posyandu, madrasah, PAUD, MCK, dan pengerasan jalan.
Iswan berharap bakti sosial ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa pesisir pantai selatan Jawa Barat. Dengan demikian, ketahanan warga di pesisir selatan pun akan terkuatkan. (sam

Prajurit Marinir Minta Panglima Lengkapi Peralatan Masak

Jumat, 2 Mei 2014 | 15:02 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan apel siaga pasukan di Mako Pasukan Marinir (Pasmar) Brigif, Cilandak, Jakarta Selatan, yang dihadiri Panglima TNI Jenderal Moeldoko dimanfaatkan oleh pasukan Marinir untuk memenuhi peralatan tempur dan penunjang. Salah satu permintaan pasukan, yakni agar dilengkapi peralatan masak untuk prajurit Marinir.
Permintaan tersebut datang dari salah seorang anggota Batalyon Bantuan Tempur. Menurut anggota tersebut, peralatan masak mereka sudah banyak yang rusak karena sering digunakan untuk membantu kegiatan penanggulangan bencana di sejumlah daerah.
"Kami meminta peralatan masak. Karena yang ada saat ini sudah mulai rusak," kata anggota tersebut.
Selain alat masak, sedikitnya ada lima pasukan Marinir lain yang turut meminta kepada Moeldoko seperti parasut terjun payung, perahu karet, buldozer, peningkatan tunjangan remunerasi pegawai dan peresmian markas Batalyon 10 Marinir di Batam, Kepulauan Riau.
Menanggapi permintaan peralatan dari anggotanya, Moeldoko menyatakan, bahwa hal itu akan menjadi atensinya. Sedangkan untuk peresmian markas batalyon baru, ia mengatakan, dalam waktu dekat peresmian akan segera dilaksanakan.
Moeldoko menambahkan, beberapa waktu lalu sebetulnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan markas itu bersamaan dengan pelaksanaan Komodo Exercise. Namun, rupanya harus dibatalkan karena ada perubahan jadwal mendadak.
"Untuk tunjangan, Panglima TNI sudah mendorong terus, sekarang baru 37 persen. Saya sudah mendorong ke Komisi I agar bisa mencapai 57 persen. Mereka sudah setuju. Tetapi itu semua tergantung keuangan negara. Kita berdoa saja," ucap Moeldoko

Lima Kapal NATO Tiba di Lituania Saat Krisis Ukraina Berlanjut

Jumat, 2 Mei 2014 | 15:43 WIB
Sebanyak 150 orang tentara AS tiba di Polandia, Rabu (23/4/2014), untuk membeuktikan komitmen AS pada negara-negara sekutunya di Eropa Timur terkait krisis di Ukraina
VILNIUS, KOMPAS.COM -- Lima kapal NATO tiba di pelabuhan Klaipeda, Lituania, Jumat (2/5/2014). Kehadiran kapal-kapal itu untuk meningkatkan pertahanan di wilayah itu di tengah ketegangan dengan Rusia terkait krisis Ukraina, kata kementerian pertahanan negara Baltik tersebut.

Dalam sebuah upacara, Menteri Pertahanan Lituania, Juozas Olekas, menyambut kapal-kapal itu—empat kapal penyapu ranjau dan sebuah kapal pendukung dari Norwegia, Belanda, Belgia, dan Estonia—saat NATO berusaha untuk meyakinkan Lituania dan negara-negara anggota lainnya yang gelisah di wilayah tersebut.

"Kedatangan kapal-kapal NATO merupakan tanda lain dari persatuan dan solidaritas NATO," kata Olekas kepada kantor berita AFP melalui telepon setelah upacara di kota pelabuhan yang terletak di sebelah barat negara itu.

Dia menyebut peningkatan kehadiran NATO sebagai sebuah "langkah penangkal" terhadap Rusia, yang memiliki sekitar 40.000 tentara yang telah berkumpul di perbatasan Ukraina timur.

NATO mengerahkan kekuatan angkatan laut ke Laut Baltik pekan lalu. Pihak NATO mengatakan, hal itu menunjukkan "komitmen aliansi itu terhadap keselamatan dan keamanan negara-negara Baltik yang menjadi anggotanya."

Kementerian pertahanan Lituania mengatakan, kapal-kapal NATO juga akan mengunjungi pelabuhan Baltik yang lain dan berpartisipasi dalam sebuah operasi pencarian ranjau di negara tetangga, Latvia, akhir bulan ini.

Sekitar 600 tentara AS telah dikirim ke Lituania, Latvia, Estonia, dan Polandia dalam beberapa pekan terakhir. Sementara Inggris, Perancis, dan Denmark telah mengirim sejumlah jet tempur tambahan.

Menteri Pertahanan Inggris, Philip Hammond, akan mengunjungi pasukannya di pangkalan udara Siauliai di Lituania pada Jumat malam.

Tindakan Rusia di Ukraina telah mengguncang negara-negara Baltik, yang diduduki dan dianeksasi Moskwa dalam Perang Dunia II.

Tiga negara kawasan itu, yaitu Lituania, Latvia, dan Estonia, terbebas dari Uni Soviet yang bubar pada 1991 dan bergabung dengan Uni Eropa dan NATO pada tahun 2004.

Penjahat Siber Bisa Keok Hadapi Celah Heartbleed

Bisa mencuri data dari komputer dengan memanfaatkan kerentan program.

Rabu, 30 April 2014, 10:55 Dwifantya Aquina , Amal Nur Ngazis 
viva.com
VIVAnews - Kemunculan celah keamanan, Heartbleed telah menjadi peringatan serius. Para ahli keamanan memperkirakan celah itu bisa mengancam selama bertahun-tahun dan bahkan sang peretas yang biasanya mencuri data bisa menjadi korban atas celah ini. 

Hal ini diketahui, usai peneliti anti software berbahaya (malware), bisa menggunakan celah Heartbleed untuk mengakses ke forum peretas yang selama ini sulit ditembus. 

"Potensi kerentanan ini mempengaruhi layanan black-hat sangat besar," ujar peneliti anti-malware Prancis, Steven K. Black-hat merupakan forum peretas menggunakan keahlian mereka untuk tujuan kriminal.

Menurut Steven, Heartbleed telah menempatkan banyak forum online dalam posisi 'kritis' sehingga rentan terhadap serangan yang mengeksploitasi celah itu. 

Guna masuk dalam forum peretas itu, Steven K mengaku menggunakan alat khusus yang ditulis untuk menargetkan beberapa forum tertutup yang disebut Darkode dan Damagelab. 

"Darkode telah rentan dan forum ini adalah target yang sangat sulit. Tak banyak orang yang memiliki kemampuan memantau forum ini, tapi Heartbleed mengeskpose segalanya," jelas dia. 

Kedahsyatan celah ini juga disampaikan peneliti keamanan komputer di Sentor, Charlie Svensson. Ia menguji sistem keamanan perusahaan dan menjelaskan dengan Heartbleed, seseorang bisa mendapatkan kunci perusahaan. 

Mengingat ancaman bahaya celah keamanan itu, maka pelaku bisa mendapatkan tuntutan pidana berat atas aksi peretasan itu. 

Ancaman bertahun-tahun

Publikasi yang luas tentang bahaya Heartbleed mengarahkan operator banyak situs memperbaharui peranti lunak yang rentan dan mendesak penggguna untuk mengubah password mereka. 

Meski sejauh ini risiko signifikan eksploitasi langsung dari celah itu belum nampak, perusahaan keamanan disarankan tak santai saja. 

Sayangnya, saat ini sejumlah besar situs belum mencabut sertifikat keamanan mereka. Padahal hal ini sangat berisiko. 

"Jika sertifikat yang dikompromikan belum dicabut, penyerang masih dapat menggunakannya untuk menyaru situs," jelas Paul Mutton, peneliti keamanan pada perusahaan monitoring internet Netcraft. Sama halnya, browser situs juga belum memeriksa sertifikat keamanan mereka. 

Hal inilah, kata dia, yang membuat risiko Heartbleed bisa mengancam selama bertahun-tahun. Peringatan itu diamini oleh James Lyne, kepala global riset keamanan Sophos, pengembang software keamanan. 

Celah Heartbleed telah secara luas rentan menyerang ke berbagai perangkat seperti router rumah, kamera CCTV, gadget dan monitor bayi
 
Sebuah survei yang dilakukan laman Wired bahkan menemukan termos pintar, layanan data berbasis komputasi awan, printer, firewall dan sistem konferensi video juga rentan dengan celah keamanan itu. Sedangkan laporan lain menunjukkan sistem kendali industri yang memproduksi bagian peranti lunak mulai membatasi diri dari risiko serangan.  

Heartbleed ditemukan pada awal April. Celah ini bisa mencuri data dari komputer dengan memanfaatkan kerentanan pada program keamanan. (adi)


© VIVA.co.id

Serangan Udara Tewaskan Puluhan Orang di Aleppo

Jumat, 2 Mei 2014 | 08:15 WIB

Laporan pegiat setempat menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di Aleppo.

Sedikitnya 33 orang tewas dalam serangan udara atas sebuah pasar di kawasan yang dikuasai kelompok pemberontak Suriah di kota Aleppo. Para pegiat di Aleppo menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di kawasan tersebut, yang saat itu penuh dengan warga yang sedang berbelanja.

Sebuah video yang diterbitkan di internet memperlihatkan ambulans melintasi puing-puing dari gedung yang rusak dan rongsokan mobil. Kelompok Pengamat Hak Asasi Suriah yang bermarkas di London mengatakan serangan itu terjadi di distrik Halak, Kamis 1 Mei.

Sementara jumlah korban, menurut Pusat Media Aleppo, mencapai 40 jiwa dan dua bangunan pemukiman rusak.

Serangan ini terjadi sehari setelah pesawat tempur pemerintah menghantam sebuah sekolah di Aleppo selatan dan menewaskan 18 orang, termasuk 10 anak-anak.

Badan PBB untuk anak dan pendidikan, UNICEF, sudah menyampaikan kecaman atas dua serangan di Aleppo, yang disebut sebagai serangan tanpa pandang bulu atas sekolah dan sasaran-sasaran sipil.

"Serangan-serangan ini tampaknya bereskalasi, sama sekali tidak menghargai semua seruan yang sudah dilakukan untuk menghentikan lingkaran kekerasan yang gila ini dan untuk menghindari pelanggaran hukum internasional," kata UNICEF seperti tertulis dalam pernyatannya.

Aleppo menjadi salah satu medan pertarungan sengit antara pasukan pemerintah dengan kelompok pemberontak, dan sering menjadi sasaran serangan udara pemerintah

Belanda: Veteran Perang Suriah Berpotensi Bahayakan Eropa

 Kamis, 24 April 2014 | 00:12 WIB 


Sebuah studi menyebutkan sebanyak 3.300 hingga 11.000 warga asing dari 70 negara ikut bertempur di Suriah melawan rezim pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemerintah Belanda, Rabu (23/4/2014), memperingatkan para vetran perang Suriah yang kembali ke negeri asalnya sangat berpotensi memberikan ancaman bagi negara-negara Eropa.

Pemerintah Belanda menambahkan, setidaknya dua warga negeri itu diketahui melakukan aksi bom bunuh diri di Suriah dan Irak dalam enam bulan terakhir dan sekitar 100 warga Belanda ikut berperang di Suriah sepanjang 2013.

Di saat konflik Suriah memasuki tahun keempatnya, pemerintah negara-negara Eropa semakin prihatin karena semakin banyak warga mereka yang pergi ke Suriah untuk ikut berperang.

Menteri Dalam Negeri, Ronald Plasterk berbicara dalam rilis tahunan laporan intelijen Belanda mengatakan seorang warga negeri itu pergi ke Irak dari Suriah sebelum kemudian melakukan bom bunuh diri.

Satu warga Belanda lainnya melakukan serangan bom mobil di Suriah. Namun, Plasterk menolak memberikan identitas kedua warga Belanda itu atau jumlah korban akibat aksi kedua orang tersebut.

Dalam kata pengantar laporan itu, Plasterk mengatakan jumlah warga Belanda yang pergi ke Suriah dan bergabung dengan kelompok-kelompok militan Islam yang memerangi Presiden Bashar al-Assad sepanjang tahun 2013 meningkat tajam.

"Konsekuensinya, pada akhir 2013, puluhan warga Belanda yang ikut berperang menjadi terbiasa dengan kekerasan dan menjadi radikal dalam ideologi intoleran dan penuh kekerasan," ujar Plasterk.

Dinas Intelijen Belanda mengatakan, setidaknya 100 warga negeri itu berangkat ke Suriah pada 2013 dan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Mediterania Timur (ISIL) dan Jabhat al-Nusra. Sekitar 20 orang dari mereka kembali ke Belanda.

Pada Selasa (22/4/2014), Perancis menerbitkan kebijakan yang ditujukan untuk menghentikan warga negaranya bergabung dalam perang Suriah dan mencegah pemuda Muslim Perancis menjadi radikal dan membahayakan negeri asal mereka.

Salah satu inti kebijakan itu adalah langsung memidanakan siapapun warga Perancis yang kembali dari perang Suriah. Mereka ini akan langsung dijerat dakwaan terlibat organisasi teroris.
Selain itu, pemerintah Perancis tidak akan mengizinkan warga di bawah umur meninggalkan negeri itu tanpa adanya surat persetujuan orangtua mereka.

Pakai HP Prajurit, Panglima Perintahkan Siapkan Pasukan Marinir


 Jumat, 2 Mei 2014 | 14:34 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima TNI Jenderal Moeldoko melanjutkan inspeksinya ke Mako Pasukan Marinir (Pasmar) Brigif 2, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2014) siang. Sebelumnya, ia mendatangi Markas Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur.
Saat tiba, Moeldoko langsung bergerak menuju pos penjagaan yang terletak di depan Mako Pasmar. Di pos tersebut, ia meminta salah seorang anggota marinir yang berjaga untuk menghubungi atasannya agar menyiapkan pasukan.
"Hubungi atasan kamu untuk siapkan pasukan," perintah Moeldoko.
Anggota tersebut rupanya tampak sedikit canggung dan bingung. Pasalnya, di pos itu tidak ada alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menghubungi atasan mereka. "Siap," kata anggota tersebut. Namun, ia tak segera menghubungi atasannya.
"Mana HT (handy talkie) kamu? Tidak ada? Handphone ada?" tanya Moeldoko.
Saat berkomunikasi lewat ponsel milik prajurit, atasan anggota itu sepertinya tidak mengetahui bahwa tengah berbicara dengan Panglima. Hal tersebut terdengar dari nada percakapan Moeldoko kepada perwira yang dihubunginya.
"Ini Panglima. Cepat siapkan anggota kamu, saya mau mengecek," kata Moeldoko.
Setelah Moeldoko menutup telepon, ribuan pasukan marinir mulai bergerak dari barak masing-masing menuju lapangan. Pasukan itu terdiri dari Batalyon Infanteri 2 Pasopati, Batalyon Infanteri 4 Candraca, Batalyon 6 Nanggala Artileri, Denjaka, Batalyon Bantuan Tempur, dan Batalyon Kavaleri.
Selain itu, sejumlah kendaraan tempur milik marinir seperti tank amfibi BMP 3F dan LVT 7 juga diikutkan dalam apel tersebut. Persiapan tersebut membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Berdasarkan inspeksinya, Moeldoko mengakui masih ada kelemahan dalam persiapan pasukan marinir, terutama dalam komunikasi. Untuk itu, ia berjanji akan membenahi pasukan tersebut.
"Memang ada kelemahan sekarang ini. Kelemahan handphone ini menjadikan kita kurang berkomunikasi dengan radio HT, rata-rata sekarang sudah pakai handphone, padahal HT itu sebagai sarana penunjang," ujarnya.

Anggota TNI AU Tewas Berkelahi dengan Polisi di Biak

Mereka bertengkar di pasar malam.

Minggu, 27 April 2014, 19:53                                         Anggi Kusumadewi, Banjir Ambarita (Papua)

VIVAnews – Pratu W, anggota TNI Angkatan Udara dari Batalyon Paskhas 468 Sarotama Biak Papua, tewas mengenaskan di pasar malam Kompleks Mandiri Distrik Biak Kota, Minggu 27 April 2014. Dia tewas ditembak anggota polisi, Briptu AS, saat terjadi perkelahian.

“Seorang anggota TNI AU tewas setelah berkelahi dengan anggota polisi setempat. Ini karena salah paham akibat dipengaruhi minuman keras,” kata Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Sulistyo Pudjo Hartono.

Dua hari sebelumnya, Pratu W dan Briptu AS sempat berkelahi, tapi didamaikan oleh Kapolres Biak AKBP Esterlina Sroyer, Komandan Brimob di Biak, dan anggota TNI AU. “Setelah didamaikan, permasalahan dianggap sudah selesai,” ujar Sulistyo.

Namun, Minggu dini hari keduanya kembali bertemu di pasar malam dan bertengkar. Briptu AS lantas menembak Pratu W. “Kami sangat menyayangkan kejadian itu,” ujar Sulistyo.

Petinggi Polda Papua di bawah koordinasi Wakapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw, bersama Kasat Brimob Polda Papua, Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua, serta Direktur Propam Polda Papua, kini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Sementara itu, Briptu AS sudah ditahan dan akan dibawa ke Mapolda di Jayapura untuk diperiksa.

Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian, telah mengevaluasi atas kinerja Kasubden Brimob Biak. Kapolda juga telah berkoordinasi dengan Pangkosek Hanudnas IV Marsma Asnan Muhidir, dan meminta Danrem Biak, Kepala Brimob Biak, Kapolres Biak, guna mampu menahan emosi anggotanya masing-masing agar mereka tidak berbuat hal yang merugikan setelah tewasnya Pratu W.

“Kami sampaikan kepada masyarakat dan rekan-rekan TNI, kejadian itu murni masalah pribadi dan bukan antarinstitusi,” kata Sulistyo.

Pasar malam di Kompleks Mandiri, Kota Biak, sudah beroperasi selama satu tahun. Pasar itu beroperasi dengan maksud untuk mencari tambahan modal bagi Persatuan Sepak Bola Biak Numfor. Izin operasi pasar dikeluarkan oleh bupati setempat. Perkelahian diduga dipicu juga oleh perebutan lahan keamanan.


© VIVA.co.id