Minggu, 04 Mei 2014

Anggota TNI AU Tewas Berkelahi dengan Polisi di Biak

Mereka bertengkar di pasar malam.

Minggu, 27 April 2014, 19:53                                         Anggi Kusumadewi, Banjir Ambarita (Papua)

VIVAnews – Pratu W, anggota TNI Angkatan Udara dari Batalyon Paskhas 468 Sarotama Biak Papua, tewas mengenaskan di pasar malam Kompleks Mandiri Distrik Biak Kota, Minggu 27 April 2014. Dia tewas ditembak anggota polisi, Briptu AS, saat terjadi perkelahian.

“Seorang anggota TNI AU tewas setelah berkelahi dengan anggota polisi setempat. Ini karena salah paham akibat dipengaruhi minuman keras,” kata Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Sulistyo Pudjo Hartono.

Dua hari sebelumnya, Pratu W dan Briptu AS sempat berkelahi, tapi didamaikan oleh Kapolres Biak AKBP Esterlina Sroyer, Komandan Brimob di Biak, dan anggota TNI AU. “Setelah didamaikan, permasalahan dianggap sudah selesai,” ujar Sulistyo.

Namun, Minggu dini hari keduanya kembali bertemu di pasar malam dan bertengkar. Briptu AS lantas menembak Pratu W. “Kami sangat menyayangkan kejadian itu,” ujar Sulistyo.

Petinggi Polda Papua di bawah koordinasi Wakapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw, bersama Kasat Brimob Polda Papua, Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua, serta Direktur Propam Polda Papua, kini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Sementara itu, Briptu AS sudah ditahan dan akan dibawa ke Mapolda di Jayapura untuk diperiksa.

Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian, telah mengevaluasi atas kinerja Kasubden Brimob Biak. Kapolda juga telah berkoordinasi dengan Pangkosek Hanudnas IV Marsma Asnan Muhidir, dan meminta Danrem Biak, Kepala Brimob Biak, Kapolres Biak, guna mampu menahan emosi anggotanya masing-masing agar mereka tidak berbuat hal yang merugikan setelah tewasnya Pratu W.

“Kami sampaikan kepada masyarakat dan rekan-rekan TNI, kejadian itu murni masalah pribadi dan bukan antarinstitusi,” kata Sulistyo.

Pasar malam di Kompleks Mandiri, Kota Biak, sudah beroperasi selama satu tahun. Pasar itu beroperasi dengan maksud untuk mencari tambahan modal bagi Persatuan Sepak Bola Biak Numfor. Izin operasi pasar dikeluarkan oleh bupati setempat. Perkelahian diduga dipicu juga oleh perebutan lahan keamanan.


© VIVA.co.id

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar